REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Secara hitung-hitungan ekonomi, AS boleh
dibilang 'kalah' strategi oleh Alqaidah dibawah pimpinan Usamah bin
Ladin. Biaya perang terhadap teror yang digelontorkan pemerintah AS
jumlahnya mencapai 5 triliun dolar AS. Perang juga membuat defisit
anggaran negara AS berlipat ganda, yang akhirnya menggoyang perekonomian
negara superpower itu.
Di sisi lain, Usamah hanya memerlukan
biaya kecil untuk 'memancing' AS. Komite Senat-Kongres untuk 9/11
menyatakan serangan WTC hanya memerlukan biaya 400 ribu-500 ribu dolar
AS. Bandingkan dengan triliunan dolar AS yang sudah dikeluarkan AS dari
kocek mereka.
Berikut sektor dampak peristiwa 9/11 terhadap sisi ekonomi AS, seperti yang dikutip dari Aljazeera:
1. Sektor properti
Kerusakan sektor properti akibat serangan teror WTC mencapai 18 miliar dolar AS. Biaya totalnya mencapai 34 miliar dolar, menurut laporan New York City Comptroller Office. Setengah dari kerusakan itu ditanggung oleh asuransi. Mayoritas dari biaya kerusakan berasal dari gedung WTC, kemudian infrastruktur kereta (2,4 miliar dolar AS), jaringan telepon dan komunikasi lainnya. Sementara terhadap serangan di markas Pentagon, total kerusakan mencapai 576 juta dolar AS.
Kerusakan sektor properti akibat serangan teror WTC mencapai 18 miliar dolar AS. Biaya totalnya mencapai 34 miliar dolar, menurut laporan New York City Comptroller Office. Setengah dari kerusakan itu ditanggung oleh asuransi. Mayoritas dari biaya kerusakan berasal dari gedung WTC, kemudian infrastruktur kereta (2,4 miliar dolar AS), jaringan telepon dan komunikasi lainnya. Sementara terhadap serangan di markas Pentagon, total kerusakan mencapai 576 juta dolar AS.
2. Sektor pariwisata
Serangan Usamah bin Ladin ke New York langung bikin limbung sektor wisata kota yang dijuluki 'Big Apple' itu. Dalam sepekan pascaserangan, tingkat hunian hotel di New York rontok dibawah 40 persen dari tadinya yang normal 80 persen. Ini membuat efek berantai dengan PHK massal pekerja sektor wisata. Di samping itu, ada laporan bahwa turis asing yang masuk ke AS, setelah serangan itu, sempat drop hingga 17 persen. Secara total diperkirakan sektor wisata merugi 163 juta dolar AS yang dihitung dari biaya wisata turis dan pendapatan pajak.
Serangan Usamah bin Ladin ke New York langung bikin limbung sektor wisata kota yang dijuluki 'Big Apple' itu. Dalam sepekan pascaserangan, tingkat hunian hotel di New York rontok dibawah 40 persen dari tadinya yang normal 80 persen. Ini membuat efek berantai dengan PHK massal pekerja sektor wisata. Di samping itu, ada laporan bahwa turis asing yang masuk ke AS, setelah serangan itu, sempat drop hingga 17 persen. Secara total diperkirakan sektor wisata merugi 163 juta dolar AS yang dihitung dari biaya wisata turis dan pendapatan pajak.
3. Sektor asuransi
Inilah polis terbesar dalam sejarah asuransi AS. Tercatat, klaim properti yang masuk ke industri asuransi sebesar 17 miliar dolar AS, yang kebanyakan dari gedung WTC. Klaim terbesar selanjutnya adalah 11 miliar dolar AS gara-gara 'kegiatan bisnis yang terganggu'. Klaim ini diajukan oleh perusahaan yang harus tak bisa beroperasi normal setelah serangan 9/11. Perusahaan asuransi macam Berkshire Hathaway, Lloyd's, Swiss Re, dan Munich Re masih-masing menderita kerugian terbesar yaitu dua miliar dolar AS.
Inilah polis terbesar dalam sejarah asuransi AS. Tercatat, klaim properti yang masuk ke industri asuransi sebesar 17 miliar dolar AS, yang kebanyakan dari gedung WTC. Klaim terbesar selanjutnya adalah 11 miliar dolar AS gara-gara 'kegiatan bisnis yang terganggu'. Klaim ini diajukan oleh perusahaan yang harus tak bisa beroperasi normal setelah serangan 9/11. Perusahaan asuransi macam Berkshire Hathaway, Lloyd's, Swiss Re, dan Munich Re masih-masing menderita kerugian terbesar yaitu dua miliar dolar AS.
4. Ekonomi Kota New York
Serangan teroris secara langsung berdampak ke kinerja ekonomi kota New York. Yang paling terlihat adalah tingkat pengangguran. Pascaserangan, jumlah pengangguran melesat. Sebanyak 83.100 pekerja kehilangan matapencaharian mereka antara September 2001 hingga Juli 2022. Ini berdampak lanjutan serius. Karena dengan jumlah penganggur banyak, maka kota akan kehilangan potensi pajak, sektor konsumsi pun tertekan. Diperkirakan, kerugian ekonomi New York mencapai 52 miliar dolar AS.
Serangan teroris secara langsung berdampak ke kinerja ekonomi kota New York. Yang paling terlihat adalah tingkat pengangguran. Pascaserangan, jumlah pengangguran melesat. Sebanyak 83.100 pekerja kehilangan matapencaharian mereka antara September 2001 hingga Juli 2022. Ini berdampak lanjutan serius. Karena dengan jumlah penganggur banyak, maka kota akan kehilangan potensi pajak, sektor konsumsi pun tertekan. Diperkirakan, kerugian ekonomi New York mencapai 52 miliar dolar AS.
5. Sektor kesehatan
Sektor ini mengalami kerugian lima miliar dolar AS. Karena polisi, pemadam kebakaran, dan petugas medik yang beraksi menolong saat kejadian 9/11 menderita gangguan kesehatan. TErutama akibat debu gedung dan bahan kimia yang terserak di lokasi. Menurut Centers for Desease Control, sebanyak 57.914 orang harus masuk ke dalam WTC Health Programs. Sebanyak 16.914 orang terdiagnosa menderita gangguan pernapasan dan saluran pencernaan. Total biaya pengobatan kelompok ini mencapai 460 juta dolar AS. Awal tahun ini, Presiden AS Barack Obama sepakat menggulirkan bantuan asuransi kesehatan bagi para pekerja yang berjibaku menolong korban 9/11. Jumlah anggarannya mencapai 4,2 miliar dolar AS.
Sektor ini mengalami kerugian lima miliar dolar AS. Karena polisi, pemadam kebakaran, dan petugas medik yang beraksi menolong saat kejadian 9/11 menderita gangguan kesehatan. TErutama akibat debu gedung dan bahan kimia yang terserak di lokasi. Menurut Centers for Desease Control, sebanyak 57.914 orang harus masuk ke dalam WTC Health Programs. Sebanyak 16.914 orang terdiagnosa menderita gangguan pernapasan dan saluran pencernaan. Total biaya pengobatan kelompok ini mencapai 460 juta dolar AS. Awal tahun ini, Presiden AS Barack Obama sepakat menggulirkan bantuan asuransi kesehatan bagi para pekerja yang berjibaku menolong korban 9/11. Jumlah anggarannya mencapai 4,2 miliar dolar AS.
6. Sektor penerbangan
Gara-gara lima pesawat yang dibajak, seluruh pesawat di seantero AS harus dikandangkan selama tiga hari. Dampak serangan itu juga masif, karena tercatat ada penurunan jumlah penumpang periode 2001-2002. Pada 2007, Cornell Study mengestimasi kerugian sektor penerbangan mencapai 1,1 miliar.
Gara-gara lima pesawat yang dibajak, seluruh pesawat di seantero AS harus dikandangkan selama tiga hari. Dampak serangan itu juga masif, karena tercatat ada penurunan jumlah penumpang periode 2001-2002. Pada 2007, Cornell Study mengestimasi kerugian sektor penerbangan mencapai 1,1 miliar.



No comments:
Post a Comment